Minggu, 24 Januari 2010
Tips &Trik dalam photoshop
Pernahkah kalian melihat film2 perang!dimana dalam film perang terlihat ratusan prajurit yang siap berperang!tentunya tidak mungkin produsen film menyewa ratusan aktor untuk film perang,lalu bagaimana cara nya?sebetulnya itu adalah editan komputer.Saya akan menjelaskan cara menduplicate gambar di photosop
PILIH GAMBAR BACKGROUND
1 Mula-mula kita memerlukan tempat yang luas untuk menampung seluruh pasukan, jadi Anda dapat memilih sebuah lapangan luas atau hutan luas (karena pohonnya sudah habis ditebang). Buka gambar background yang Anda tentukan dengan memilih menu File–Open. Sebagai contoh, akan dipilih sebuah gambar
BUAT GARIS
2 Aktifkan Pencil Tool, tentukan ukuran brush sebesar 1 px, tentukan juga forecolor dengan warna putih, dengan kode warna #FFFFFF. Buat sebuah layer baru bernama Layer 1 dengan klik icon “Create a new layer”, lalu dengan meng-gunakan Pencil Tool, buat sebuah garis lurus horizontal pada bagian atas gambar, jangan lupa menekan tombol Shift saat membuat garis agar menghasilkan garis yang lurus. Tekan Ctrl + klik kiri pada layer 1 sehingga garis terseleksi.
DUPLIKASI GARIS
3 Tekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + T, lalu tekan tom-bol panah bawah beberapa kali untuk menduplikasikan garis tersebut. Tekan Enter setelah posisi garis sesuai dengan keinginan Anda. Kemudian tekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Shift + T, maka garis tersebut akan terduplikasi lagi dengan selisih jarak yang sama. Lakukan terus-menerus dan penuhi kanvas kerja dengan duplikasi garis tersebut.
ATUR PERSPEKTIF
4 Pilih menu Edit–Transform–Perspective, atur perspektif dengan cara mengklik sudut atas kiri dan menariknya ke arah bawah, sehingga terbentuk perspektif yang semakin kiri semakin mengecil. Tekan Enter setelah perspektif terbentuk dengan baik. Selanjutnya buka foto seorang prajurit dalam ukuran kecil dengan memilih menu File–Open, sehingga tampil pada kanvas kerja.
CIPTAKAN PRAJURIT
5 Lakukan crop pada gambar prajurit dengan metode yang Anda kuasai, copy paste ke gambar padang rumput, kini kita akan mengaplikasikan teknik duplikasi prajurit yang sama dengan duplikasi garis yang telah kita lakukan sebelumnya: Tekan Ctrl + klik kiri pada layer prajurit, tekan kombinasi Ctrl + Alt + T, lalu geser hasil duplikasi dengan tombol panah. Agar tampak berbaris rapi, geser duplikasi prajurit dengan panduan garis yang telah kita ciptakan, kecilkan sedikit ukuran prajurit untuk menghasilkan efek perspektif, akhiri dengan menekan Enter.
PERBANYAK PASUKAN
6 Tekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Shift + T untuk memperbanyak prajurit. Anda akan melihat bahwa tidak hanya gambar prajurit yang terduplikasi, tetapi juga ukuran prajurit yang semakin mengecil mengikuti perspektif, perbanyak hingga mencapai membentuk satu baris prajurit yang panjang. Tekan Ctrl + J untuk menduplikasikan layer baris tersebut sehingga terdapat dua baris prajurit, pindahkan layer baris kedua dibawah baris pertama, dan atur perspektif dengan menu Edit–Transform–Perspective.
SENTUHAN AKHIR
7 Dengan cara yang sama, Anda dapat membuat sebanyak mungkin baris prajurit. Bahkan Anda dapat membuat prajurit lain jika memiliki sebuah gambar prajurit yang berbeda. Setelah pasukan Anda siap, garis pembantu yang kali pertama Anda ciptakan tidak diperlukan lagi, Anda dapat menghapus-nya atau membuatnya menjadi tidak terlihat dengan klik icon bergambar mata. Selamat berperang di
Internet Download Manager has NO spyware or adware inside of it
Installation instructions:
Download Internet Download Manager Now
Free download: 2.32 MB
Estimated download time: 00:02:57- Run idman518.exe
- Follow installation instructions
- Run Internet Download Manager (IDM) from your start menu
Download Internet Download Manager v5.18 from CNet Download.com
Download Internet Download Manager v5.18 from a mirror siteSabtu, 28 November 2009
Berita mengenai kemuculan system wireless mungkin tidak selalu menguntungkan. System wireless yang digunakan di banyak rumah sakit untuk menjaga peralatan medis tetap berjalan di mana saja, dapat menyebabkan kematian mendadak bagi pasien. Menurut laporan peneliti minggu lalu, penggunaan system wireless di rumah sakit dapat menimbulkan gejala susah bernafas dan kerusakan mesin dialysis ginjal sehingga pihak rumah sakit perlu mengadakan tes untuk keamanan pasien dan rumah sakit sendiri.
Beberapa microchip dari system yang selama ini digunakan pihak rumah sakit memang telah mendapatkan pujian karena keamanannya terhadap pasien. Namun, sebaiknya pihak rumah sakit tidak terlena dengan adanya microchip tersebut. Hal ini dikarenakan, menurut penelitian, system wireless akan mengirimkan gelombang radio yang dapat mengganggu peralatan medis di rumah sakit seperti respirator, mesin dialysis ginjal, dan alat-alat lain. Peneliti menemukan masalah dalam 123 tes yang mereka lakukan dalam unit intensif di rumah sakit Amsterdam, dan ketika itu pasien tidak menggunakan peralatan rumah sakit. Gelombang elektromagnetik terjadi sekitar 30% dari tes ketika alat microchip dalam berbagai tipe peralatan medis wireless ditempatkan dalam jarak satu jengkal kaki dari mesin-mesin di rumah sakit.
Sistem wireless di rumah sakit tersebut memiliki kemungkinan berbahaya bagi pasien sekitar 20%, termasuk breathing machines yang tiba-tiba mati, mechanical syringe pumps yang tiba-tiba berhenti mengirim pengobatan hingga menyangkut hati pasien yang ikut terganggu.
Sistem wireless sendiri sebenarnya berguna untuk menjaga peralatan medis dan mengalokasikan alat medis secara cepat di mana saja dalam rumah sakit sekaligus mencegah pencurian, seperti mesin pengetes ginjal dan mesin yang ada di bagian bedah. Sistem wireless tersebut juga dapat digunakan untuk mencegah pemalsuan obat dengan cara menempelkan microchip di container obat dan mencegah kesalahan penggunaan obat dengan menjaga kesterilan alat ketika pembedahan.
Dr. Erik Jan van Lieshout, seorang pengamat spesialis dari Akademi Pusat Kesehatan Universitas Amsterdam, mengungkapkan, hal mengenai system wireless ini harus benar-benar diperhatikan pihak rumah sakit mana saja, terutama sebelum menggunakannya harus dites dulu demi keselamatan para pasien.(h_n)
